Kegiatan ini merupakan bagian dari program besar "Berkah Ramadhan" yang diinisiasi oleh IGI Wilayah Jawa Barat. Program ini dirancang untuk menyasar para guru di seluruh pelosok Jawa Barat yang dinilai layak mendapatkan apresiasi dan dukungan moril maupun materiil di tengah menjalankan ibadah puasa.
Tepat pada hari Selasa, 17 Maret 2026, IGI Kota Sukabumi bergerak menjalankan amanah tersebut. Kegiatan dimulai pada pukul 11.00 WIB dengan titik kumpul di sekretariat daerah sebelum tim terjun langsung mendatangi lokasi-lokasi yang telah ditentukan sebelumnya.
Ibu Heni dari MI Azzahidiyah
Suasana khidmat dan penuh kehangatan mewarnai jalannya penyaluran bantuan ini. Tim dari IGI Kota Sukabumi berkeliling dengan semangat meski di bawah terik matahari, demi memastikan amanah dari organisasi sampai ke tangan para penerima manfaat tepat waktu.
Penerima bantuan pertama adalah Ibu Siti Munawaroh, seorang pendidik yang berdedikasi di PAUD Ahmishifane. Kehadiran tim IGI disambut dengan senyum ramah dan rasa syukur yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh organisasi profesi tempatnya bernaung.
Setelah itu, tim melanjutkan perjalanan menuju kediaman Bapak Gofar, guru yang mengabdi di MIHA. Dedikasi Bapak Gofar dalam mencerdaskan anak bangsa di tingkat madrasah menjadi salah satu alasan kuat terpilihnya beliau sebagai penerima manfaat dalam program Ramadhan tahun ini.
Sasaran ketiga dalam rangkaian kegiatan ini adalah Ibu Heni, seorang guru di MI Azzahidiyah. Beliau dikenal sebagai sosok pendidik yang gigih, dan bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban kebutuhan rumah tangga menjelang hari raya Idul Fitri yang akan datang.
Adapun paket bantuan yang disalurkan berupa bahan pokok atau sembako yang dikemas dengan rapi. Paket ini berisi kebutuhan dasar sehari-hari yang sangat diperlukan oleh keluarga selama bulan Ramadhan, mulai dari beras hingga kebutuhan dapur lainnya.
Setiap paket sembako yang diberikan memiliki nilai nominal sebesar Rp.150.000 dan Rp.200.000. Meski jumlahnya mungkin terlihat sederhana, namun nilai kebersamaan dan kepedulian yang terkandung di dalamnya jauh lebih besar bagi para guru penerima manfaat.
Pengurus IGI Kota Sukabumi menyatakan bahwa pemilihan para penerima bantuan ini telah melalui proses pertimbangan yang matang. Tujuannya agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak psikologis yang positif bagi para guru.
Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan selesai pada siang hari setelah semua amanah tersampaikan. Tidak hanya sekadar memberi, tim IGI juga menyempatkan diri untuk berdialog singkat mengenai perkembangan pendidikan di masing-masing sekolah tempat para guru tersebut mengajar.
Program Berkah Ramadhan ini juga menjadi bukti nyata bahwa IGI bukan sekadar organisasi profesi yang fokus pada peningkatan kompetensi guru secara akademis saja. Lebih dari itu, IGI menunjukkan sisi humanis dengan memperhatikan kesejahteraan anggotanya.
Ibu Siti, Pak Gofar, dan Ibu Heni mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada IGI Jawa Barat dan IGI Kota Sukabumi. Mereka berharap program seperti ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang karena sangat dirasakan manfaatnya oleh para guru di lapangan.
Melalui aksi ini, IGI Kota Sukabumi berharap dapat menginspirasi organisasi atau komunitas lain untuk turut peduli terhadap nasib para pejuang pendidikan. Guru merupakan pilar utama bangsa yang kesejahteraannya harus selalu menjadi perhatian bersama.
Menutup rangkaian kegiatan, pengurus IGI Kota Sukabumi berkomitmen untuk terus bergerak dalam bidang sosial dan pendidikan. Dengan semangat kolaborasi, diharapkan tantangan dunia pendidikan di Sukabumi dapat dihadapi dengan lebih ringan dan penuh keberkahan.



